Aku Akan Melakukan Yang Terbaik

Aku Akan Melakukan Yang Terbaik

Jumat, 17 Februari 2012

Hari Terakhir Beliau SAW di Dunia


          Ketika waktu pagi di hari Senin yakni hari sesungguhnya yang merupakan giliran ‘Aisyah, sementara Abu Bakar memimpin manusia melakukan sholat fajar, Rasulullah SAW membuka kain penutup pada bilik ‘Aisyah (yang menjadi satu dengan mesjid), lalu melihat kepada mereka yang tersenyum sambil tertawa. Maka Abu Bakar melangkah mundur, menyangka bahwa beliau SAW menghendaki keluar untuk sholat berjama’ah. Sementara kaum muslimin berniat akan membatalkan sholat mereka karena gembira dengan munculnya Rasulullah SAW. Maka beliau SAW kembali masuk kedalam bilik dan melebarkan kain penutupnya.

          Pada hari tersebut atau pada pekan itu Rasulullah SAW memanggil Fathimah, lalu memberitahukan kepadanya sesuatu sehingga ia pun menangis. Kemudia beliau SAW kembali memberitahukan sesuatu kepadanya dan ia pun tertawa. Aisyah bertanya kepadanya tentang hal itu, namun ia merahasiakannya hingga Rasulullah SAW telah meninggal dunia. Barulah ia menjelaskan bahwa beliau SAW telah mengatakan kepadanya yang pertamanya bahwasanya beliau SAW akan meninggal dunia akan sakit beliau SAW. Maka ia menangis. Lalu beliau SAW berkata kepadanya kedua kalinya bahwa ia adalah orang pertama dari dari keluarga beliau SAW yang akan menyusul. Maka ia tertawa. Beliau SAW pun mengabarkan kepada Fathimah bahwa ia adalah pemimpin bagi para wanita seluruh alam.

          Fathimah pernah melihat keadaan sangat menderita yang dialami Rasulullah SAW, lalu ia berkata, “Betapa menderitanya engkau wahai ayah.”

          Maka beliau SAW berkata, “Tidak ada lagi penderitaan yang akan menimpa ayahmu setelah hari ini.” Lalu beliau SAW ,memanggil Al Hasan dan Al Husain, kemudian mencium keduanya. Beliau SAW juga memanggil para istrinya kemudian beliau SAW memberikan mereka nasihat dan peringatan.

          Mulailah sakit beliau SAW semakin keras dan terus bertambah. Lalu beliau memuntahkan racun yang pernah beliau SAW telan ketika di Khaibar. Kemudia beliau SAW merasakan sakit yangsangat. Beliau SAW  tutupkan kain ke wajah beliau SAW. Lalu bila merasa payah dibukanya dari dari wajah beliau SAW dan berkata dalam kondisi seperti itu, “Laknat Allah terhadap orang-orang Yahudi dan Nashrani yang mereka telah menjadikan kubur nabi-nabi mereka sebagai masjid-masjid-beliau SAW memperingatkan terhadap apa yang mereka perbuat.” Sungguh tidak akan tersisa kedua agama itu di bumi Arab. Inilah akhir dari ucapan dan wasiat beliau SAW mengulang-ngulang beberapa kali, “Perhatikan sholat. Perhatikan sholat dan budak-budak kalian.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar